Tag Archives: Tunjangan & Jasa

Mengembangkan Rencana Insentif Yang Efektif

Gaji dan upah langsung didasarkan pada lamanya waktu ditempat bekerja dan beberapa alasan mengapa insentif yang efektif  digunakan , adalah:

  1. Bila unit-unit keluaran sulit dibedakan dan diukur, gaji atau upah langsung.
  2. Bila karyawan tidak dapat mengontrol kuantitas dari keluaran.
  3. Bila penundaan dalam kerja sering terjadi dan diluar kontrol karyawan
  4. Kebanyakan rencana insentif mengikat upah pada kuantitas, bukan pada mutu dari keluaran
  5. Menginstal satu rencana insentif sering menuntut suatu insentifsering menuntut suatu investasi dalam perekayasaan industrial, analisis metode, dan perhitungan biaya unit kerja.

Oleh karena itu pada umumnya, lebih masuk akal  untuk menggunakan  suatu rencana insentif bila :

  • Unit-unit  keluaran dapat diukur
  • Ada hubungan yg jelas antara usaha karyawan dan kuantitas dari keluaran
  • Pekerjaan dibakukan, aliran kerja teratur, atau jika mutu itu penting mudah unruk diukur dan dikontrol
  • Mutu kurang penting dari kuantitas atau bila mutu itu penting, dapat dengan mudah diukur da dikontrol
  • Kondisi  kompetitif menuntut bahwa biaya tenaga kerja unit diketahui dan tepat

2. Pertimbangan khusus berdasarkan pikiran sehat dalam penetapan rencana tersebut

  • Pastikan bahwa usaha dan imbalan itu langsung terkait
  • Buatlah rencana yang dapat dipahami dan mudah dikalkulasi oleh karyawan
  • Tetapkanlah standart  yang  efektif
  • Jaminlah standart anda
  • Jaminlah satu tarif pokok per  jam
  • Dapatkan dukungan untuk  rencana ini

3. Pertimbangan praktis bahwa rencana insentif paling baik dilembagakan sebagai bagian dariprogram membangun komitmen yg lebih komprehensif. Untuk berhati-hati terhadap  rencana upah-upah kinerja  tradisional yang bberdiri sendiri ada beberapa faktor

  • Upah kinerja tidak daptat menggantikan manajemen yang baik
  • Anda mendapatkan yang anda bayar
  • Upah itu bukan motivator
  • Imbalan memecahkan hubungan’
  • imbalan hukuman
  • Imbalan dapat terlalu membatasi kinerja
  • Imbalan bisa menghancurkan tanggung jawab
  • Imblan merusak minat dan motivasi

Aplikasi Bisnis kecil :

  • Sesuaikan insentif untuk non-eksem dengan Undang-undang standart tenaga kerja yang adil
  • Perhatikanlah tahap bisnis perusahaan dewasa ini
  • Tekankan produktifitas dan ukuran mutu jika mungkin
  • Dapatkan masukan karyawan dalam rancangan  sistem

MEMBANGUN KOMITMEN KARYAWAN (Kasus pada perusahaan FedEx)

  • Program Prestasi
  • Upah Pro (Pro Pay)
  • Program Bintang (Maha Bintang)
  • Pembagian Laba (Profit Sharing)
  • Program MBO/MBC dan PDO/PDC
  • Program Bravo Zulu Voucer
  • Penghargaan Golden Falcon

Tunjangan & Jasa

“Berapa Tunjangan anda?” merupakan hal pertama yang menjadi pertanyaan pelamar kerja,  untuk kelangsungan pekerjaan mereka pada perusahaan. Tunjangan pembayaran finansial dan non-finansial, merupakan bagian penting dari kompensasi setiap individu.

Tunjangan dan jasa karyawan:

  • Tunjangan gaji tambahan (Cuti, sakit, dan liburan).
  1. Pada saat cuti, sakit dan liburan.
  2. Gaji pada saat tidak bekerja.
  • Tunjangan asuransi (Kompensasi karyawan).
  1. Asuransi kesehatan
  • Tunjangan Pensiun.
  1. Unemployment insurance
  • Tunjangan  jasa karyawan.
  1. Fasilitas

Policy Issues

Karyawan perlu merencanakan program tunjangan dengan hati-hati.  Daftar masalah kebijakan singkat akan mencakup: tunjangan apa yang diberikan; siapa yang menerima tunjangan; apakah mencakup program pensiun; apakah menghapuskan tunjangan karyawan selama  masa “percobaan”, bagaimana untuk membiayai tunjangan; jenjang pilihan karyawan dalam penentuan tunjangan; prosedur yang memuat biaya; dan bagaimana mengkomunikasikan pilihan-pilihan tunjangan kepada karyawan.

Beberapa tunjangan yang diwajibkan sesuai kebijakan:

Benefits required by federal or most state law Benefits discretionary on part of employer*
Kesejahteraan Sosial Asuransi Cacat, Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa
Jaminan untuk pengangguran Pensiun
Kompensasi karyawan Paid time off for vacations, Cuti Sakit, Cuti Pribadi, Tugas  Hakim, dan sebagainya.
Leaves under family medical leave act Program Konseling dan Tunjangan Karyawan. Tunjangan “Keluarga” untuk Perawatan Anak, Perawatan orang lanjut usia (lansia), Rencana Kerja yang Fleksibel, dan sebagainya. Penghasilan tambahan eksekutif.
Iklan